Profil Eric Cantona Pemilik Temperamental yang Legendaris

Profil Eric Cantona

Pemain dari Manchester United yang merupakan aktor juga pesepak bola adalah Eric Cantona. Pemilik nama lengkap Eric Daniel Pierre Cantona ini lahir di bulan Mei tepatnya pada tahun 1966.  Dalam profil Eric Cantona ia termasuk salah satu pemain legendaris. Untuk lebih mengenalnya mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal Eric Cantona

Eric Cantona adalah pemain MU yang dikenal memiliki watak cukup keras. Kebengalannya menjadi ciri khas yang paling diingat setiap orang. Jika dilihat dari penampilannya, Eric adalah pria yang memiliki sifat arogan dan super cuek. Namun saat berada di lapangan ia mampu memberikan teknik-teknik yang luar biasa.

Kerah baju yang dikenakan saat bertanding akan selalu terangkat, itu pun menjadi ciri khas yang juga melekat di memori para penggemar. Tak heran jika ia dijuluki sebagai pemain legendaris. Dalam waktu yang terbilang singkat ia sudah bisa menjadi Raja di Old Trafford.

READ  Profil Sergio Ramos: Pemain Bertahan Tangguh dan Taktis

Posisi tersebut bisa diraihnya hanya dalam kurun waktu 5 tahun sedangkan pemain lain butuh waktu hingga puluhan tahun. Eric berhasil menyabet gelar Premier League. Lalu disusul dengan dua gelar Piala FA. Tak hanya itu gelar Community Shield sebanyak 3 kali berhasil dikantonginya saat ia berada di MU.

Saat Bergabung dengan MU

Awal Eric masuk tim Setan Merah ia menimbulkan kontra karena memiliki temperamental yang kurang baik. Ia memang sudah dikenal susah mengendalikan amarah. Sejarahnya bermain di lapangan sebelum ikut dalam tim MU memang kurang baik dalam menahan amarah. Bahkan ia pernah dipanggil komisi disiplin FFF dan diskors selama 1 bulan.

Pada tahun 1992 di bulan November, Cantona mulai mengarahkan kakinya untuk bergabung dengan MU. Saat itu MU dalam situasi krisis pemain lini depan. Saat itulah MU terfikir untuk membeli Contena. Kebetulan juga tim tempat Contena saat itu dalam kondisi keuangan yang buruk jadi hanya butuh waktu 24 jam Contena pun berpindah ke MU.

READ  Profil Jan Oblak Pemain Asal Slovenia, Si Kiper Terbaik

Jasanya Pada MU

Di tahun pertama bergabung dengan MU, Eric Cantona sudah bisa membawa setan merah menyabet gelar juara liga Primer periode 1992 – 1993 yang merupakan musim pertama setelah liga Inggris yang awalnya First Division menjadi Premier League.

Pada musim berikutnya 18 gol berhasil dicetak Eric sehingga setan merah bisa mendapatkan dua gelar yakni Liga Primer dan piala FA. Pada tahun itu juga Cantona pun menjadi pemain terbaik versi MU.

Gaya Bermain yang Super Khas

Cantona memiliki skill yang tidak bisa diremehkan. Tekniknya saat berada di lapangan membuat lawannya kewalahan. Ia penuh dengan rasa percaya diri saat di lapangan. Gaya bermain khas pemain era 80an dijadikannya ciri khas dan mengembalikan semangat sepak bola Inggris.

Salah satu teknik yang paling diingat adalah tendangan kungfu ala Eric Cantona. Namun sayangnya itu menjadi salah satu boomerang bagi Cantona. Tendangan kungfu itu menjadikan Cantona pemain dengan kartu merah. Tentu saja karena ia tidak berhasil menahan emosinya kepada lawan.

READ  Profil Steven Gerrard Mantan Pemain Liverpool

Meksi teknik yang digunakan selalu berhasil membawa MU pada posisi yang bagus, namun temperamental Eric Cantona seolah seperti bom yang bisa kapan saja meledak. Hal yang ditakutkan pun terjadi. Meski demikian, Cantona selalu menjadi pemain legendaris bagiMU karena memang ia memiliki performa yang luar biasa saat bermain.

Setelah 5 tahun bergabung dengan MU. Ia memutuskan untuk pensiun di tahun 1997. Saat itu ia menginjak usia 30 tahun. Banyak yang kaget dengan keputusannya saat itu. Tapi itulah Eric Cantona, selalu mempunyai karakter yang kuat dan beda dari pemain lain. Berhenti saat sedang dipuncak adalah salah satu gayanya. Itulah sedikit ulasan profil Eric Cantona, sangat inspiratif bukan?

You May Also Like

About the Author: Femila Kross